Lokasi Wisata Mangrove Pangandaran

Hai Brader and Sister,

Kali ini kami akan memberi informasi tentang Lokasi Wisata Mangrove Pangandaran, yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Pangandaran.

1. Jembatan Mangrove, Batu Karas 

Bagi Pangandaran dengan riwayat tsunami yang pernah menghantam pesisirnya sepuluh tahun lebih silam, hutan mangrove atau bakau di daerah Nusawiru menjadi salah satu kunci upaya pemeliharaan alam dan perlindungan pantai dari gelombang laut hingga tsunami.

Kawasan hutan mangrove yang dibuka pada 2015 tersebut merupakan lokasi wisata baru. Ada jembatan kayu bercat warna terakota yang kemudian dinamakan sebagai Jembatan Cinta.

Fungsi utamanya, kawasan seluas kurang-lebih 20 hektare yang berada di sisi barat Teluk Parigi tersebut menjadi Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM). Beberapa jenis mangrove yang tumbuh di sana seperti jenis pidada merah (Sonneratia caseolaris), api-api (Avicennia), tancang (Bruguiera gymnorrhiza), dan nipah (Nypa fruticans).

Ragam tumbuhan bakau di hutan itu seperti pasukan penjaga benteng pertahanan. Selain mampu mengadang hantaman gelombang besar dan kedatangan angin kencang di musim-musim tertentu, mereka pun bertugas mencegah perembesan air laut ke tanah daratan.

Proses instrusi air laut itu dapat mengakibatkan air tanah menjadi payau dan tidak cukup baik untuk dikonsumsi masyarakat pesisir sehari-hari. Akar-akar bakau tergolong tangguh mencegah erosi maupun abrasi, sekaligus mempercepat penguraian limbah organik serta bahan kimia yang mencemari laut.

Selayaknya hutan, kawasan ini pun menjadi ruang habitat satwa jenis burung, ular, biawak, kepiting, ikan, dan umang alias siput laut. Seiring waktu, hutan mangrove yang sukses tumbuh secara alami akan memperluas daratan hingga sanggup menjadi “pulau” baru, serta mengubah batas garis pantai.

Mangrove merupakan tanaman rawa yang tumbuh ditepi sungai yang tujuanya untuk menahan abrasi namun selain  itu tanaman mangrove dijadikan sebagi obyek wisata yang tak kalah indah dan menarik karena letaknya di dekat muara sungai dan lautan apalagi jika pada sore harinya keindahan semakin terlihat jelas saat  sinar sunset  yang menyinari Air muara sungai.
Jembatan merupakan sebagai jalan untuk menelusuri hutan mangrove yang biasanya dijadikan anak muda berkumpul dan bersantai bersama pasangannya sambil menikmati  suasana keindahan hutan mangrove sambil selfie- selfie  makanya dari itu disebut jembatan cinta. Tapi bukan hanya itu saja bagi anda  bisa membawa keluarga  dan anak-anak untuk jalan-jalan sambil memperkenalkan tanaman mangrove sambil hunting photo bersama keluarga dan teman-teman.
Letak hutan mangrove terdapat di Pantai Batukaras  tepatnya di  Dusun Sinyangkalang kalo dari arah green canyon sebelah Timur dari obyek wisata green canyon sekitar 10 menit perjalanan normal dengan jarak tempuh 7 km.

Ada dua jalur untuk menuju lokasi hutan mangrove.  

1.Langsung Menuju jembatan.
Harga tiket  Rp. 5000,-/orang.
Bagi Anda yang  langsung menjuju lokasi jembatan mangrove. Anda  langsung aja menuju pantai Batukaras , lalu jika sudah nyapai pertigaan jalan di pentokan pantai Batukaras, belok kiri jika Anda dari arah green canyon.
 2.Naik Perahu.
Biaya naik perahu Rp.20.000,-/orang, tapi belum termasuk tiket masuk.
Jika Anda ingin menuju ke lokasi jembatan mangrove menggunakan perahu, anda harus menuju Bandra Nusawiru yang terletak di dusun Nusawiru Desa Cijulang, lalu jika sudah mentok ke suangai, disana tempat dermaga perahu untuk menju  lokasi jembatan mangrove.

Cara Menuju Jembatan Mangrove Batu Karas

Untuk mencapai Jembatan Mangrove tidaklah susah.

  • Dari jalan utama yang menuju ke Batu Karas, jangan belok kanan ketika kamu sampai di pantai.
  • Belok kiri dan jalan terus melewati Villa Monyet and Bale Karang di pinggir pantai.
  • Jalanannya agak jelek tapi masih bisa dilewati oleh kendaraan.
  • Setelah kurang lebih 2 km, kamu akan melihat papan petunjuk ke Jembatan Mangrove.
  • Ikuti terus di jalan ini sampai tidak ada jalan lagi untuk mobil.
  • Dari sini, kalau kamu naik motor masih bisa lanjut lewat sebuah jalur kecil. Kalau kamu naik mobil harus parkir di sini kemudian jalan kaki 800 meter atau naik ojek Rp10.000 per orang sekali jalan.

Dan itu adalah informasi tentang Lokasi Wisata Mangrove Pangandaran yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Pangandaran.