in

Pulau Weh Aceh

Hai Brader and Sister,

Kali ini kami akan memberi informasi tentang tempat wisata Pulau Weh Aceh yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Banda Aceh.

Pulau Weh Aceh 

Siapa yang tak mengenal pulau cantik yang terletak di ujung sumatera ini? Pulau kecil yang berbentuk huruf “W” ini, kini menjadi incaran para travelers dari seluruh dunia. Ini terbukti, saban kali kita ke Sabang, kita pasti akan menjumpai bule-bule dari berbagai belahan dunia. Ada yang dari Rusia, Belgia, Negara-negara skandinavia, Australia, dan masih banyak lainnya. Pengunjung dari tahun ke tahun terus meningkat, seolah Sabang kini, sudah masuk kedalam prioritas daftar kunjungan mereka.

Menikmati liku jalan puncak GT
Jalanan berliku, dan terus menurun dengan terjal menyusuri sisi bukit, membuat semua orang yang merasakan sensasinya akan ketagihan. Itulah jalan menuju Puncak Cot Bak Geuthom atau lebih dikenal dengan sebutan Puncak GT. (lihat foto di atas)

Selain jalanan yang berliku dan terjal, sebenarnya Puncak GT ini menawarkan pemandangan sisi yang sering terlewatkan oleh para wisatawan. Yaitu sisi pelabuhan Balohan yang tak kalah indah dengan pemandangan puncak Nol Kilometer. Jalan ini kini termasuk salah satu jalan yang mempunyai pemandangan indah di kota Sabang. Hamparan laut yang bernuasa biru toska, di balut dengan rimbunnya pepohonan yang menghijau di atas bukit. Menjadi diaroma tersendiri.

Saat yang cocok untuk menelurusi “kengerian” puncak GT ini adalah pagi hari. Karena udara masih sejuk dan tidak terlalu panas. Suasana yang teduh dan sejuk di pagi hari juga akan menguntungkan anda bila ingin mengambil foto dari tempat yang telah di sediakan. Dari atas puncak juga akan terlilhat jelas, jalanan yang berlikuk mesra, lalu kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan Balohan, bahkan bila kalian beruntung, akan ada beberapa monyet yang akan menganggu anda dengan manisnya.

Siang seru di danau hijau nan memukau
Kalau siang hari mandi laut, hanya membuat badan hitam dan sedikit kurang nyaman bukan? Lalu kenapa tidak coba bersantai sambil menikmati sejuknya udara pengunungan yang bertiup pelan di sisi danau yang hijau nan memukau?

Yups, makan siang, akan terasa lebih seru dan asyik bila kita bisa duduk di pinggir danau, mendengar nyanyian burung dara yang berterbangan sambil bersembunyi di rimbunnya hutan sekitar danau. Bila itu yang anda inginkan, maka tak ada salahnya anda mencoba untuk bersantap siang di danau Aneuk Laot.

Menyusuri Pengapnya Bunker Jepang
Perut kenyang, hatipun senang. Sekarang, satu lagi tempat wisata yang tak biasa di kota Sabang, adalah menyusuri bunker jepang. Pulau kecil ini terkenal dengan sebutan pulau seribu benteng. Karena di sabang, anda akan menjumpai begitu banyak bunker-bunker peninggalan jepang. Mulai dari yang di tengah kota, sampai benteng pertahanan yang terletak di atas bukit yang langsung berbatasan dengan laut. Mirip-mirip dengan kisah Iwo Jima.

Di pulau ini, ada yang mengatakan bahwa seluruh bunker-bunker yang ada saling berhubungan. Makanya tak heran, bila akhirnya anda akan menemukan bunker hampir di seluruh tempat wisata di kota sabang. Sebagian bunker memang telah tertutup atau ditutup. Mengingat, sebagian lorong-lorong tersebut langsung terhubung dengan gedung-gedung tua yang kini telah menjadi gedung pusat pemerintahan baik sipil ataupun militer.

dan itu adalah informasi tentang tempat wisata Pulau Weh Aceh yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Banda Aceh.

Pantai Seurudong Aceh

Monumen Kilometer Nol Aceh