Wisata Arung Jeram Di Medan

Hai Brader and Sister,

Kali ini kami akan memberi informasi tentang Wisata Arung Jeram Di Medan, yang wajib Brader and Sister Kunjungi jika ingin memacu adrenalin.

1. Sungai Asahan 

Mengalir dari Danau Toba, Danau Kawah terbesar di dunia, melewati Bendungan Sigura-gura yang mengejutkan, melewati lembah pegunungan Bukit Barisan, sebelum mengalir ke Selat Malaka di Teluk Nibung, Sungai Asahan bukan hanya sebuah sungai besar di Sumatera Utara, tetapi juga seolah tak ada habisnya kegembiraan untuk penggemar arung jeram. Berpusat di Kecamatan Bandar Pulau di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, jalur Sungai Asahan disebut-sebut sebagai  arung jeram terbaik ke-3 di dunia, cuma setingkat di bawah Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat.

Arung jeram Sungai Asahan merupakan aliran 22 Kilometer dari aliran adrenalin yang tak berujung,  dimulai tepat di depan bendungan Sigura-gura di Tangga desa dan berakhir di kota Bandar Pulau yang muara sungai. Aliram sungai Asahan adalah luar biasa cepat dan terus menerus dengan debit airnya mencapai hingga 120 meter per kubik per detik. Dengan kedalaman rata-rata 5 meter, karakteristik sungai yang canggih dan derasnya arus telah membentuk perjalanan yang memiliki tingkat kesulitan kelas 4-5 (dalam skala 1 sampai 6). Hal inilah yang membuat Sungai Asahan menjadi arung jeram adegan kelas dunia, karena cocok untuk tingkat profesional atau ahli dari seluruh dunia.

2. Sungai Sei Bingei 

Sungai Bingei berada dekat dari Kota Medan (sekitar 40 km) apalagi dari kota Binjai. Dari kota Binjai lokasi arung jeram Sungai Bingei dapat dicapai sekitar 30 menit berkendaraan dengan jarak lebih kurang 20 km. Lokasi ini cukup mudah untuk dicapai. Sungai Bingei merupakan sungai yang relatif tidak besar, bebatuan, berair jernih dengan jeram-jeram yang cukup banyak dan bervariasi. Kedalaman air bervariasi sehingga pada tempat-tempat tertentu wisatawan diajak untuk berenang maupun loncat dari batuan ke sungai. Airnya yang jernih membuat kita dapat melihat hingga dasar sungai.  Dengan tingkat kesulitan 2 – 3 sungai ini cukup aman untuk diikuti anak-anak umur 7 tahun keatas maupun orang dewasa.

Terdapat beberapa pilihan yang dapat diikuti oleh peminat arung jeram untuk mengarungi sungai BIngei. Rute yang umum diikuti oleh wisatawan adalah jrute Namo Nangka hingga Bendungan Namu SIra-sira. Jarak tempuh sekitar 7 km dengan lama pengarungan mencapai 2 jam.  Sedangkan Jalur panjang dimulai dari Desa Lau Seridi hingga jembatan Bendungan Namu Sira-sira dengan jarak sekitar 10 km. Juga da rute family trip, rute ini dimulai dari depan Base Camp Explore Sumatera hingga Alam Indah sekitar  3 km.

Terdapat lebih kurang 8 jeram yang cukup menantang saat berarung jeram di sungai ini. Selain itu juga terdapat lokasi yang cukup tenang  dan biasanya para tamu akan memanfaatkannya untuk berenang dan beristirahat sejenak.  Lompat dari ketinggian ke sungai adalah atraksi yang sayang untuk dilewatkan. Cocok untuk yang bernyali dan ingin menguji adrenalinnya.

Meluncur dari ketinggian hampir 9 meter dengan kemiringan 45 derajat dari atas perahu karet adalah puncak dari keseruan berarung jeram di sungai Bingei.  Bendungan ini tidak selalu dapat diluncuri. Pemandu akan menyampaikan kepada tamu apakah kita dapat menuruninya atau tidak. Biasanya pemandu akan melihat mistar TMA yang ada di Bendungan, kalau air kecil maupun terlalu besar, pemandu akan memberi isarat  untuk tidak turun. Tinggi air 35 – 45 adalah tinggi air dibendungan yang sangat ideal untuk diluncuri dan dapatkan sensasi mendebarkan saat adrenalin dipacu kencang menunggu saat perahu meluncur sampai ke ujung bendungan. 

3. Sungai Sei Wampu 

Sungai Wampu mengalir melintasi dua kabupaten di Sumatera Utara yaitu Kabupaten Karo di bagian hulu dan Langkat di bagian hilir.  Start point Arung jeram di sungai Wampu berada di Marike. Untuk komersial trip dengan 2,5 – 3 jam pengarungan menempuh jarak lebih kurang 13 km dimulai dari desa Cangkolan hingga finish di Pamah Durian. Sedangkan long trip section perjalanan masih dilanjutkan lagi hingga jembatan bohork dengan menempuh waktu 5 – 6 jam pengarungan dari Cangkolan,

Berarung jeram di sungai Wampu,  memberikan pengalaman yang berbeda dengan sungai-sungai lainnya di Sumatera Utara. Sungai ini menawarkan keindahan panorama yang unik dan menarik. Selesai safety briefing oleh pemandu, baru memulai pengarungan, para wisatawan disunguhi pemandangan indah berupa lembah tebing batu yang dalam. Tebing di kiri kanan sungai membentuk canyon yang sunyi, hanya suara air sungai yang terdengan jelas memasuki lembah ini. Tidak lama kemudian pemandupun  menepikan perahu dan mengajak wisatawan untuk menikmati kehangatan sumber air panas alami  dengan bau belerang yang masih tercium. Lokasi air panas ini berada di tepi sungai. Lokasi yang terpencil dan berada dilembah dan hanya dapat dicapai dengan berarung jeram.  Kesempatan merendam kaki dan mencebutkan diri di air hangat tentu tudak akan dilewatkan begitu saja. Aliran air belerang yang panas yang masuk ke sungai Wampu menjadikan air di tepi sungai menjadi hangat. Puas merendam badan di air belerang yang hangat, jeram buluh nipis dengan tingkat kesulitan 3 siap menghadang perahu dan dapat saja membalikkan perahu jika para awak tidak kompak dalam mendayung. Kesigapan pemandu dalam melakukan manuver membuat  tantangan ini semakin mengasyikkan dan memacu adrenalin.

Perjalanan masih disunguhi lagi dengan kiendahan air terjun di tepi sungai. Air mengalir melebar  menyapu bebatuan yang menonjol tidak beraturan, membuat air jatuh bertingkat-tingkat ke hingga ke sungai. Seakan waktu menjadi penghambat untuk memuaskan badan yang dihujani derasnya air yang jatuh ke sungai. Satu demi satu obyek yang menarik ditampilkan alam dalam perjalanan menuju finish, termasuk kesempatan untuk mandi dan menceburkan diri di sungai kecil yang jernih yang mengalir dari Taman Nasional Gunung Leuser. Tidak terasi perjalanan 3 jam mencapai finish point Pamah Durian mengakhiri perjalanan berarung jeram di sungai Wampu. Explore Rafting  mengorganisir perjalanan ini dengan begitu baik, termasuk menyediakan makanan yang cukup menggugah selera yang telah disiapkan di Mess PTPN II di Marike

Dan itu adalah Wisata Arung Jeram Di Medan yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Medan dan ingin memacu adrenalin. 🙂