Wisata Banyuwangi Bangsring

Hi Brader and Sister,

Kali ini kami akan memberikan informasi tentang Wisata Banyuwangi Bangsring yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur ke Banyuwangi.

1. Bangsring Underwater ya Bunder “Bangsring Underwater” semakin terexpos positif, potensinya semakin tereksplorasi dengan banyak, wisatawan mulai dengan bangga mempublis keberadaanya ketika berada di Bangsring Underwater.

ya Bunder namanya, produk wisata alam bawah laut ini kini mulai ramai dibicarakan, selain karena pengelolanya adalah kelompok nelayan tradisional, exostisme terumbu karangnya patut juga di banggakan, wisata underwater satu-satunya di Jawa Timur ini kini mulai setahap demi setahap melengkapi fasilitasnya, dimulai dari gesebo, layanan WIFI Gratis, penyedian alat snorkling, kamera underwater, chasing waterproof, perahu tradisionala bagi wisatan yang ingin berkunjung ke Pulau Tabuhan “the hidden paradise”, rute kunjungan ke pulau menjangan dan kamar mandi untuk bilas setelah asyik bersnorkling ria, para wisatawan juga diajak berlibur sambil berwawasan lingkungan, ya para tamu wisatawan akan diajak untuk bersih-bersih pantai, penanaman vegetasi pada musim tertentu dan adopsi transplantasi terumbu karang bahkan berwisata sambil belajar biota laut.

yuk bagi para wisatawan yang hobi tantangan petualangan bahari, bunder bisa menjadi tujuan untuk di kunjungi. bagi yang suka photo-photo panorama bawah laut, sunrise dan sunset di Bunder juga sangat eman untuk di lewatkan.

2. Patung Gandrung Memasuki Kabupaten Banyuwangi dari arah Jember Anda akan melewati pegunungan Gumitir. Di penghujung jalan sebelum meninggalkan Gumitir, ada belokan tajam menurun membentuk huruf U, pandangan Anda akan tergoda oleh sebuah patung Gandrung di pelataran taman.

Paling tidak dengan keberadaan patung penari Gandrung di hutan Gumitir bisa menjadi penanda bahwa Anda sudah memasuki wilayah Kabupaten Banyuwangi bagian barat.
Banyak pelintas Gumitir yang berhenti di dekat bangunan patung tersebut dan memanfaatkan berfoto selfie sendirian maupun bersama-sama. Ada juga pelintas yang niatnya memang ingin sejenak beristirahat atau mengisi perut di deretan warung tak jauh dari lokasi patung, lalu tergoda melihat patung Gandrung didekatnya, selanjutnya menyempatkan diri berfoto-foto.

Sebetulnya patung Gandrung di Gumitir ini tergolong masih baru, yaitu dibangun pada 2012. Infonya, di lokasi patung Gandrung tersebut sebelumnya sudah pernah berdiri patung lama, yaitu patung sepasang penari laki-laki dan perempuan sedang berjoget. Mungkin dengan pertimbangan menyesuaikan perkembangan daerah dimana Gandrung ditetapkan sebagai maskot pariwisata Kabupaten Banyuwangi, maka keberadaan patung yang lama dianggap tidak relevan lagi. Sehingga digantikan oleh patung penari Gandrung yang sekarang ini.

3. Pantai Watu Dodol 

Jika Anda sedang melintas di Jalan Lintas Situbondo – Banyuwangi, singgahlah sejenak di Pantai Watu Dodol, salah satu pantai yang menawarkan panorama alam yang menawan. Mengingat lokasinya yang berada di perbatasan antara Situbondo dan Banyuwangi, Pantai Watu Dodol kerap dianggap sebagai gerbang masuk menuju Kabupaten Banyuwangi.

Pantai Watu Dodol berjarak sekitar 5 km dari Pelabuhan Ketapang, atau tepatnya berada di Dusun Bangsring, Kecamatan Wonosorejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Nama Watu Dodol sendiri diambil dari batu karang besar yang berada tepat di pinggir pantai. Batu karang berukuran tinggi sekitar 5 meter tersebut berbentuk panjang menyerupai jajanan tradisional yaitu dodol.

Karakteristik unik dari Pantai Watu Dodol adalah pantainya yang tidak berpasir, melainkan dipenuhi bebatuan coral dan karang. Meski demikian, air di Pantai Watu Dodol masih sangat jernih dan memiliki panorama pemandangan alam yang sangat menawan. Mengingat ombaknya yang besar, pengunjung Pantai Watu Dodol tidak diperkenankan untuk berenang, namun di pinggir pantai terdapat beberapa kedai yang menjual berbagai kuliner khas pesisir.

Menariknya, di pantai ini terdapat dekorasi patung penari Gandrung yang berada di atas bangunan. Sambil memegang kipas, penari ini seolah-olah sedang meliuk-liukan badannya memperlihatkan kelihaiannya menari dan memberikan salam selamat datang kepada pengunjung pantai. Pantai Watu Dodol memang kerap disinggahi oleh pengendara yang melintasi kawasan Situbondo – Banyuwangi. Lokasinya yang berada tepat di pinggir jalan menjadi alasan pantai ini kerap dijadikan persinggahan bagi pengunjung yang ingin bersantai sejenak.

Menurut warga sekitar, Pantai Watu Dodol kerap dijadikan lokasi ritual Puter Kayon yang digelar setiap habis lebaran. Ritual ini diadakan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat yang disimbolkan dengan mengarak tumpeng dan sesajian dari perkampungan penduduk menuju pantai. Sesajian ini kemudian dilarung ke laut, sementara tumpeng dimakan warga bersama-sama sebagai ungkapan rasa syukur.

Dan itu adalah informasi tentang Wisata Banyuwangi Bangsring, yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Banyuwangi.