in

Wisata Hutan Mangrove Batam

Hai Brader and Sister,

Kali ini kami akan memberi informasi tentang Wisata Hutan Mangrove Batam yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Batam.

1. Hutan Mangrove AVJ Nongsa Batam 

Selain sebagai kota industri, Batam juga menyimpan potensi wisata mangrove alias bakau yang kini mulai dipromosikan untuk khalayak ramai. Satu di antaranya adalah Wisata Hutan Mangrove AVJ (Anugrah Ventura Jaya) yang berlokasi di Nongsa, Batam. Tempat wisata baru ini, bisa menjadi destinasi piknik akhir pekan kamu-kamu.

AVJ ini dikelola sendiri oleh seorang warga bernama Kirman. Ia memanfaatkan area mangrove yang masuk dalam wilayah Hutan Lindung Kota Batam. Wisata hutan mangrove sudah mulai dikelola diolah sejak tahun 2015 lalu dan sudah mendapatkan izin kelola dari Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam. Dari wilayah Batam Centre, butuh waktu sekitar 45 menit naik motor untuk sampai ke wisata hutan mangrove AVJ Nongsa

Tempat wisata hutan mangrove ini terletak cukup jauh dari jalan raya Nongsa. Jalan menuju ke sana juga belum diaspal alias masih jalan tanah merah. Jika hari tidak hujan, jalan menuju ke sana bisa dikatakan mudah dilalui, tetapi jika turun hujan, jalanan akan becek. Sepanjang jalan masuk ke tempat wisata tersebut melalui banyak areal penambangan pasir. Kami pun sangat sering berpapasan dengan truk-truk pembawa pasir dari areal tambang pasir.

Selain tambang pasir, sepanjang jalan ke sana, tampak hamparan perkebunan, dan perumahan baru yang belum dihuni. Setelah melewati jalan tanah, akan ditemukan plang nama bertuliskan Pariwisata Hutan Mangrove. Dari plang pertama tersebut, masih ada 500 meter lagi untuk benar-benar mencapai lokasi wisata.

Dengan membayar biaya Rp10 ribu per orang, para pengunjung sudah bisa menikmati wisata hutan mangrove yang telah diolah oleh Kirman. Memang belum terlihat sempurna, tetapi saat sampai di sini terasa berbeda. Di tengah-tengah areal tambang pasir yang begitu gersangnya, masih terdapat kawasan wisata hutan mangrove yang asri.

Saat sampai ke hutan wisata mangrove, tampak sebuah jembatan yang melintang di atas kolam. Dari kejauhan terlihat dua pondok yang berjajar dengan jembatan melintang di tengahnya. Jembatan yang agak panjang melintang dan dikelilingi oleh hijaunya hutan bakau. Di sepanjang jembatan, juga terdapat pondok-pondok sederhana yang bisa dijadikan tempat beristirahat dan bersantai.

Semua pondok-pondok itu bisa dipakai tanpa khawatir harus membayar. Pondok-pondok itu memiliki tulisan-tulisan kalimat yang kekinian, seperti : I Love You, I Miss You, Biar Apa Aja Katamu Bro, Lagi Jomblo, dan masih banyak kalimat-kalimat menggelitik lainnya. Di ujung jembatan, pemandangannya masih hutan mangrove dan terdapat jalan tanah. Di areal ini juga terdapat pondok-pondok yang berwarna hitam dan merah yang terbuat dari kaju.

Kirman menjamin, pengunjung tidak akan merasa bosan karena setiap minggu akan ada penambahan dan perubahan dari wisata hutan mangrove ini. Selain itu juga, di pondok-pondok ini bisa bersantai dengan keluarga sambil bakar-bakar dengan alat bakar yang sudah disediakan atau barbeque (BBQ).

Di sini, pengunjung bisa membeli beberapa makanan dan minuman ringan dengan harga Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. Ke depannya, bukan hanya wisata hutan mangrove yang bisa dinikmati melainkan ada rumah pohon dan pantai buatan dengan taburan pasir putih di atasnya. Kirman juga akan membangun kolam pemancingan ikan, kebun binatang mini, restoran terapung, dan villa terapung dengan model bangunan yang menyerupai rumah adat di Indonesia. Yang tidak kalah penting adalah membangun balai pertemuan untuk menyambut wisatawan yang hadir.

dan itu adalah informasi tentang Wisata Hutan Mangrove Batam yang wajib Brader and Sister kunjungi jika sedang berlibur di Batam.

Wisata Tempat Nongkrong di Batam

Tempat Wisata Di Cianjur Gunung Padang